JatiNotes
Beranda
Blog
Buku
Teknologi
Meet Jati

© 2026 Jati Notes. Build with ❤️ by Wruhantojati

Catatan Pribadi

Meet JatiMeet Jati

Hai, aku Jati.
Sehari‑hari aku kerja sebagai mid‑level product designer yang ngemix antara ngulik masalah orang, mikirin alur produk, dan berantem manis sama constraint dunia nyata.

Aku suka jalan pelan, tapi isi kepalaku sering lari kenceng. Menulis di sini adalah cara paling masuk akal yang kutemukan untuk merapikan isi kepala, berhenti sebentar, dan belajar hadir. Menulis juga jadi cara untuk menguji pikiranku sendiri — kalau nggak bisa ditulis dengan jelas, mungkin belum benar‑benar kupahami. Kadang berupa cerita receh, kadang berupa pertanyaan yang nggak ketemu jawabannya, kadang cuma pengen bilang “aku masih di sini kok”.


Kenapa aku nulis

Aku dulu cukup akrab dengan rasa stuck dan mati rasa. Kalau disuruh nyebutin kegagalan, aku bisa bikin museum sendiri, mungkin namanya museum of failure. Tapi pelan‑pelan aku sadar kalau yang sebenarnya bikin hidup terasa hidup itu bukan hilangnya kegagalan, melainkan kemampuan buat ngerasain semua emosi yang datang.

Jadi, aku nulis untuk:

  • Merapikan apa yang kusimpan terlalu lama di kepala
  • Latihan jujur sama diri sendiri, bahkan untuk hal yang nggak nyaman
  • Ngingetin bahwa aku pernah lewat di titik ini, dan ternyata aku masih bertahan

Hal yang lagi kupelajari

Belakangan ini aku lagi tertarik sama beberapa hal:

  • Pulih dari trauma dan pola lama — Belajar mengenali bagaimana masa lalu main belakang dan nongol di hubungan hari ini, lalu pelan‑pelan memilih respon yang beda.
  • Hubungan yang lebih hangat dengan keluarga dan teman — Especially soal berani ngomong kebutuhan sendiri, berdamai dengan luka lama, dan sedang mencoba percaya bahwa kedekatan itu bisa dibangun ulang.
  • Buku, film, dan hal‑hal kecil yang bikin hati lembut — Dari cerita perjalanan kecil sampai buku yang kelihatannya sederhana tapi nusuk pelan.

Beberapa hal yang lagi sering nongol di hari‑hariku:

  • Lagi suka sepedaan keliling kota pelan‑pelan. Kadang cuma muter deket rumah sambil dengerin suara sekitar, kadang ambil rute yang agak jauh dikit biar badan kerja juga, bukan cuma kepala. Bonusnya: sepedaan rutin bantu nurunin stres dan baik buat jantung.
  • Bikin kopi pakai mokapot. Ada sesuatu yang menenangkan dari ngeliatin air pelan‑pelan naik, denger suara “mendesis” kecil, dan nunggu momen pas buat nuang ke cangkir. Kecil, tapi jadi ritual pagi yang bikin badan sadar, kepala pelan‑pelan nyala. Kamu tahu cara membuat agar cremanya banyak? Kasih tahu dong resepnya!
  • Baca buku dengan target imbang: satu fiksi, satu nonfiksi. Fiksi buat ngelembutin hati dan ngingetin kalau dunia orang lain luas, nonfiksi buat ngasih bahasa dan struktur ke hal‑hal yang tadinya cuma “rasa doang”. Penelitian juga nunjukin baca fiksi bisa ningkatin empati dan well‑being, sementara baca secara umum bantu turunin stres.
  • Belajar ngulik komponen PC: dari spek prosesor, RAM, sampai urusan airflow casing. Sebagian karena penasaran teknis, sebagian lagi karena seru aja ngerakit sesuatu yang nanti dipakai kerja dan main.
  • Jangan salah, aku juga suka ngulik pergerakan saham US. Bukan trader super serius yang tiap detik lihat chart, tapi cukup buat ngerti pola, baca laporan, dan ngetes seberapa sabar aku sama fluktuasi harga. Semacam latihan kecil soal risiko, ekspektasi, dan menerima hal yang di luar kendali.

Kalau kamu nyasar ke sini

Kalau kamu lagi merasa:

  • Sedikit bingung dengan arah hidup,
  • Sedikit lelah jadi “orang dewasa yang harusnya udah paham semuanya”,
  • Atau cuma butuh teman baca yang juga sedang berkelana pelan‑pelan,

Mungkin kamu akan menemukan sesuatu yang relevan, atau mungkin tidak. Dua‑duanya nggak apa‑apa. Entah itu kalimat yang bikin kamu ngerasa “loh, kok sama ya”, atau sekadar rasa lega karena ternyata kamu nggak sendirian.

Selamat datang di catatan‑catatan kecilku.
Kalau suatu saat nanti kita ketemu, online atau offline, semoga kita bisa saling bilang: “oh, ternyata kita sama‑sama masih belajar hidup.”

Terima kasih sudah mampir. Selamat membaca, selamat merasa.